3 Bahaya dari Overclocking yang Perlu Kamu Ketahui

gambar processor
Bicara tentang overclocking memang tidak ada habisnya, apalagi sekarang kompetisi-kompetisi overclock sudah sering diadakan. Banyak alasan mengapa seseorang mengoverclock PC nya, mulai dari rasa penasaran berapa skor tertinggi yang bisa dicapai, hingga untuk menunjang pekerjaan seperti proses render atau bermain game. Tidak hanya overclock processor, overclock kartu VGA pun semakin lumrah dilakukan maklum budget menipis buat beli kartu VGA yang baru hehehe. Overclocking bisa dilakukan siapa saja, namun ada baiknya dilakukan oleh seorang ahli ataupun jika kamu pengen banget mengoverclock PC kamu, setidaknya kamu benar-benar cari literatur atau petunjuk-petunjuk cara overclock PC yang benar, kamu bisa mendapatkannya dari forum-forum tentang overclock. Meskipun overlocking berguna untuk meningkatkan kinerja komputer, namun ada beberapa bahaya yang bisa kamu alami dalam kegiatan overclocking. Berikut ini adalah risiko overclocking yang perlu kamu dipertimbangkan:
  1. Risiko terbesar dari overclocking adalah overheating atau panas yang berlebih pada hardware. Setiap komponen pada komputer tidak semuanya dibuat untuk bekerja dalam mode overclock. Jika kamu terus memaksa untuk mengoverclock komputer, dan tidak diimbangi dengan sistem pendingin yang baik, maka panas yang berlebih akan mengurangi umur masa pakai dari hardware itu sendiri.
  2. Ketika kamu mengoverclock komputer, maka kebutuhan akan listrik pun akan meningkat. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan serius, karena komponen sirkuit telah dirancang sedemikianrupa oleh produsen untuk mendapat tegangan yang sesuai, nah tiba-tiba masuk tegangan yang tinggi, Hasilnya bisa membuat komputer menjadi sangat tidak stabil, dapat menyebabkan kebakaran, dan biaya tagihan listrik yang meningkat :p
  3. Ketika sistem tidak stabil karena overclock, maka kita beresiko kehilangan data-data penting, file-file menjadi korup dan sistem crash. Gak kebayang deh kalo file skripsi korup T_T bisa nangis guling-guling di lantai.
Nah, meskipun risiko kebakaran lebih rendah saat ini, karena banyak produsen yang membuat komponen komputer dengan pendinginan yang efektif seperti water cooling. Namun, bukan berarti risiko kebakaran benar-benar dapat dihindari. Oleh karena itu, sebelum melakukan proses overclocking, kamu harus mempertimbangkan dan mempersiapkan diri untuk setiap risiko yang mungkin terjadi dalam proses overclocking.
advertisement: