KFC Ciptakan Mesin Sensor Muka Di China

Komputer.co.id – Rupanya invoasi tak hanya dilakukan lewat menu makanan, ternyata juga pelayanan. Mungkin inilah yang mendasari KFC membuka restoran pintar berbasis teknologi Augmented Reality (AR) di China.

Sebagaimana yang kami kutip dari laman Detik.com, Selasa (27/12/2016), gerai ayam siap saji asal Amerika Serikat itu menciptakan sebuah restoran berteknologi AR dengan menggandeng Baidu selaku raksasa internet asal China.

Jadi ketika ingin membeli, konsumen akan dipindai dulu mukanya. Tujuan pemindaian itu yakni memberikan rekomendasi menu untuk sang pembeli. Rekomendasi tersebut berdasarkan umur, ekspresi wajah dan gender.

Sebagai contoh, pembeli yang memiliki umur dibawah 20 tahun akan diberi rekomendasi menu makan siang berisi crispy chicker hamburger, sayap ayam dan minuman coke.

Lalu untuk wanita diatas 50 tahun, mesin akan memberikan rekomendasi bubur dan susu kedelai untuk sarapannya, tapi itu hanyalah sebatas rekomendasi. Jadi pembeli bisa saja menolak bila menu rekomendasi tersebut tidak mereka inginkan. Namun mesin akan mengingatkan menu yang terakhir dipesan, jadi bila konsumen kembali datang, mesin akan menampilkan pesanan yang konsumen tersebut sukai.

Namun sayangnya belum ada informasi lebih lanjut apakah KFC akan menghadirkan mesin tersebut di semua gerainya di China. Namun bukan tidak mungkin bila sukses, mesin tersebut akan disebar ke seluruh dunia.

advertisement: